
YOGYAKARTA – Ketua Umum Persatuan Korfball Seluruh Indonesia (PKSI) Kalimantan Timur, Charolina Laoh, menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) sekaligus penyusunan Target Kinerja PP PKSI 2026 yang berlangsung pada 21–23 November 2025 di Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat arah pembinaan dan tata kelola korfball nasional.
Rakernas tahun ini mengangkat tema “Menuju Tata Kelola dan Prestasi Korfball Indonesia yang Profesional dan Berkelanjutan.” Tema tersebut menegaskan komitmen PP PKSI untuk membangun organisasi yang modern, terstruktur, dan berdaya saing internasional.
Charolina Laoh menyampaikan bahwa program kerja yang dipaparkan pengurus pusat selaras dengan agenda PKSI Kaltim, termasuk rencana pelaksanaan Kejurnas 2026, di mana Kaltim mengajukan diri sebagai tuan rumah. Ia menilai Kaltim memiliki sejumlah keunggulan yang dapat menjadi pertimbangan, di antaranya fasilitas terpusat serta lapangan indoor dan outdoor yang telah memenuhi standar ukuran IKF.
PP PKSI juga menetapkan sejumlah fokus utama dalam target kinerja 2026, meliputi:
Peningkatan kualitas atlet
Penguatan kompetensi pelatih dan wasit
Optimalisasi tata kelola organisasi dan regulasi
Peningkatan engagement publik dan media
Penguatan bidang-bidang strategis, seperti Pembinaan Prestasi, Organisasi & Hukum, Kemitraan & Komunikasi, Komunitas & Media Sosial, serta Hubungan Internasional
Selain itu, empat agenda nasional ditetapkan sebagai program prioritas 2026:
Kejurnas – Juni 2026
Penataran Wasit Nasional – Mei 2026
Penataran Pelatih Nasional – September 2026
Finalisasi Perubahan Draft AD/ART – Januari 2026 hingga selesai
Charolina Laoh menegaskan komitmen PKSI Kaltim dalam mendukung reformasi tata kelola serta peningkatan prestasi korfball Indonesia. Ia memastikan bahwa target kinerja 2026 akan menjadi pedoman strategis bagi PKSI daerah dalam memperkuat pembinaan dan kompetisi di tingkat regional maupun nasional.(ADS)






