Beritaexpress.com (Kutim) – Wakil Bupati Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Mahyunadi, mengaku bahwa wartawan saat ini memiliki peran lebih besar daripada sekadar menghasilkan berita menarik. Ia menyebut, wartawans harus menempatkan kepentingan bangsa sebagai orientasi utama dalam setiap karya jurnalistik.
Hal tersebut disampaikan usai membuka Uji Kompetensi Wartawan (UKW), ia menilai dunia informasi yang semakin kompetitif membuat wartawan dituntut memiliki perspektif lebih luas. Bukan hanya mengejar kecepatan dan sensasi, tetapi memahami dampak dari setiap pemberitaan.
“Tujuan kita bukan sekadar membuat berita yang baik, tapi bagaimana tulisan itu membawa kemajuan bagi bangsa,” ujarnya, di Hotel Royal Viktoria, Selasa (17/11/2025).
Ia menjelaskan bahwa Indonesia saat ini sedang bersaing dengan negara lain dalam berbagai sektor, sehingga media memiliki peran andil penting membentuk persepsi publik dan mendorong pembangunan nasional.
Lebih lanjut, Mahyunadi melihat wartawan bisa berperan sebagai agent of change yang mampu menciptakan iklim informasi sehat, edukatif, dan konstruktif. “Jurnalis memahami bahwa setiap informasi yang dipublikasikan tidak hanya berdampak pada individu atau daerah, tetapi juga pada cara dunia melihat Indonesia,” jelasnya.
Lebih jauh, Mahyunadi menilai ketika wartawan mengutamakan kepentingan bangsa, kualitas pemberitaan otomatis meningkatlebih berimbang, akurat, dan tidak menyesatkan publik.
Ia menyebut karya jurnalistik yang baik adalah yang memberi nilai tambah, bukan sekadar meraih perhatian. “Dalam penulisan berita itu memang harus benar-benar diperhatikan. Jangan sampai data dari narasumber dan yang ditulis itu berbeda, dampaknya bisa fatal juga,” pungkasnya. (adv/ir/be)





