Beritaexpress.com (Kutim) – Sebanyak 161 atlet Kontingen Kabupaten Kutim untuk Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XVII Kalimantan Timur Tahun 2025 di Penajam Paser Utara, dilepas secara resmi oleh Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), Mahyunadi.
Dihadapan ratusan atlet, Kadispora Kutim, KONI Kutim, Wabup Mahyunadi menanamkan semangat dan harapan besar kepada para atlet pelajar, menekankan pentingnya pembinaan atlet murni dari Kutim serta filosofi daerah. Ia meminta atlet bisa dibina sendiri oleh Kutim sehingga memperoleh berkah dan kesuksesan, seperti yang terkandung dalam moto daerah.
“Jadi kita berangkat dengan paradigma baru, bahwa ke depan Kutim semua atlet Kutim adalah murni anak-anak dari Kabupaten Kutim yang dibina sendiri untuk bertanding. Dari sekrang harus dilakukan pembinaan usia dini,” jelas Mahyunadi
“Dengan harapan, anak-anak Kutim yang dibina sendiri dapat berkat seperti moto ‘Tuah Bumi Untung Benua’. Ini harapann besar saya, kedepan muncul bibit-bibit muda Kutim,” sambungnya.
Wabup yang akrab disapa Unad ini mencontohkan keberhasilan Kutim di ajang lain sebagai bukti potensi Kutim dalam berbagai hal apapun.
“Kenapa Kutim baru juara umum (MTQ), karena pure (murni) orang Kutim, 100 persen orang Kutim asli. Makanya jangan khawatir, bagi yang juara Insyaallah tahun depan, kita kasih reward dari pemerintah uang cash,” ucapnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kutim, Basuki Isnawan menyampaikan, bahwa Kontingen Kutim akan bertanding di Penajam Paser Utara (PPU) dan beberapa kabupaten/kota lain.
Ia juga melaporkan bahwa sejumlah atlet telah meraih medali sebelum upacara pelepasan dilaksanakan. “Sampai tadi malam ada kabar gembira, bahwa Kutim telah menoreh dua medali emas, satu perak dan dua perunggu,” jelas Basuki Isnawan.
Capaian ini menjadi tonggak sejarah, sebab di tahun sebelum-belumnya belum pernah meraih medali emas. “Ini pertanda baik, artinya pembinaan usia dini yang terus dilakukan pemerintah menunjukkan grafik yang luar biasa,” imbuh Basuki Isnawan. (adv/ir/be)





