SANGATTA — Persiapan Kutai Timur (Kutim) menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim VIII di Kabupaten Paser 2026 mulai diarahkan pada pembenahan sistem data atlet. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutim mendorong seluruh cabang olahraga (cabor) menggunakan sistem digital agar perkembangan atlet dapat dipantau lebih cepat dan terukur.
Langkah tersebut ditandai dengan kegiatan Pembuatan Aplikasi dan Website serta Pelatihan Digitalisasi Atlet Kutim di Kantor KONI Kutim, Kompleks Olahraga Kudungga, Sangatta, Senin (21/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung dua hari, 21–22 September, mengusung tema “Satu Data Atlet Kutai Timur Menuju Pembinaan Olahraga yang Terintegrasi, Modern, dan Berprestasi”.
Kepala Dispora Kutim Basuki Isnawan mengatakan, sistem digital diperlukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap proses administrasi konvensional, terutama ketika data atlet dibutuhkan untuk persiapan kejuaraan.
”Kita tidak ingin lagi saat membutuhkan data perkembangan cabor atau atlet termasuk hal mendasar seperti ukuran baju hingga sepatu untuk persiapan kejuaraan harus menunggu proses surat-menyurat yang lambat. Lewat aplikasi dan website ini, semua terdata secara real-time, terintegrasi, dan transparan,” tegas Basuki di hadapan pengurus cabor dan tamu undangan.
Menurutnya, penerapan sistem tersebut harus berlanjut setelah pelatihan. Dispora melalui Bidang Prestasi Olahraga akan melakukan pemantauan terhadap pemanfaatannya di masing-masing cabor.
”Dispora Kutim, khususnya Bidang Prestasi Olahraga, akan memonitor secara berkala. Semua cabor harus aktif mengaplikasikan sistem ini agar kita mengetahui peta kekuatan serta perkembangan atlet secara pasti,” tambahnya.
Basuki berharap integrasi data memperkuat sinergi Dispora, KONI, dan Pemkab Kutim dalam pembinaan atlet menuju Porprov Kaltim VIII.(Adv/Kominfo)





