Kesejahteraan Petani, Ini Langkah Kades Swarga Bara

by -411 Views

Beritaexpress.com (Kutim) – Dorong petani beralih dari pola konvensional menuju sistem pertanian modern yang lebih efektif, produktif, dan berorientasi pasar, Pemerintah Desa Swarga Bara terus melakukan terobosan sebagai salah satu pilar utama pembangunan desa, termasuk  program pendampingan terpadu bersama Petugas Penyuluh Lapangan (PPL).

Kepada awak media, Kepala Desa Swarga Bara, Wahyuddin Usman mengaku bahwa sebagian besar petani masih mengandalkan cara tradisional yang tidak lagi mampu menjawab kebutuhan produksi saat ini. Ia menegaskan bahwa modernisasi metode bertani merupakan kunci peningkatan kualitas dan kuantitas hasil panen.

“Sebagian petani kita masih memakai pola lama. Kalau ingin hasil panen yang lebih stabil dan bisa bersaing, harus mulai beralih ke pola bertani yang lebih terukur dan berbasis teknologi. Itulah yang terus kami dorong melalui edukasi dari PPL,” jelas Wahyu.

Lebih jauh, pemerintah desa tidak hanya fokus pada peningkatan teknik budidaya, tetapi juga memperbaiki cara petani memahami distribusi dan pemasaran hasil pertanian. Edukasi mengenai rantai pasok dan manajemen pemasaran menjadi agenda penting agar petani tidak sepenuhnya bergantung pada pengepul.

Namun, tantangan besar masih dihadapi, terutama soal skala produksi. Kapasitas hasil panen yang kecil membuat petani sulit memenuhi permintaan pasar yang memerlukan pasokan dalam jumlah besar dan rutin.

“Contohnya, ada permintaan 100 kilogram per hari, tetapi produksi individu petani masih jauh dari itu. Kondisi seperti ini membuat posisi tawar petani lemah dan ketergantungan pada pengepul masih tinggi,” jelas Wahyu.

Untuk menjawab persoalan tersebut, Pemerintah Desa Swarga Bara mendorong penguatan kerja sama antarkelompok tani dan peningkatan produktivitas melalui pelatihan dan penyediaan sarana pertanian. Dengan memperbesar skala produksi dan membangun sistem pemasaran yang lebih terorganisir, petani bisa memiliki posisi tawar yang lebih baik.

“Apa yang kami lakukan, semoga petani di Swarga Bara mampu lebih mandiri, produktif, dan berdaya saing. Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar desa untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani,” pungkasnya. (adv/be)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.