Magic Land Hadir Kembali, Fadliyansyah; Tampilkan Keindahan Kutim Melalui Budaya

by -517 Views

 (Kutim) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) kembali melaksanakan Festival Magic Land 2025. Kegiatan yang dipusatkan di Folder Ilham Maulana Sangatta, sejumlah hiburan akan menjadi magnet bagi masyarakat, termasuk tari kreasi pedalaman dan pesisir, Reog Singalawu, Fashion Show, lomba vidio  dan pertunjukan band lokal.

Kepala Disdikbud Kutim Mulyono melalui kabid Kebudayaan Fadliyansyah mengungkapkan bahwa festival ini bertujuan untuk menampilkan keindahan budaya Kutai Timur, serta memperkenalkan seni dan kreativitas masyarakat lokal. Ia ingin festival Magic Land bisa memperkuat kecintaan masyarakat terhadap warisan budaya daerah.

“Kami ingin masyarakat lebih mengenal dan menghargai budaya lokal. Agenda ini merupakan bukti nyata, bahwa pemerintah dibawah kepemimpinan Ardiansyah Sulaiman, ingin memberikan pemahaman bahwa Kutai Timur tidak hanya kaya akan sumber daya alamnya, namun kaya akan kultur budaya,” ungkap Fadliyansyah.

Ia menekankan, festival Magic Land  bertujuan menyatukan masyarakat dari berbagai latar belakang melalui seni dan budaya. Ia berharap, kegiatan ini dapat menjadi ikon kebudayaan Kutim dan bisa dilakukan secara kontinu.

“Di tengah perbedaan kita tetap satu, seni dan budaya menjadi jembatan penyatuan bagi kita semua. Semoaga pelaksanaan Festival Magic Land 2025 bisa menjadi magnet kebudayaan, ruang perjumpaan dan menjadi salah satu agenda tahunan serta memperkuat jati diri daerah kita,” imbuhnya.

Kesempatan itu, Fadliyansyah mengaku bahwa penghargaan kepada delapan anugrah kebudayaan di Kutim, yang dinilai aktif memberikan kontribusi nyata untuk kelestarian budaya. Ia pun mengaku bahwa sebelum menetapkan pemenang, sejumlah langkah telah dilakukan untuk menjaga netralitas.

“Dari 17 orang yang mengikuti tahapan anugrah kebudayaan Kutim, kami telah menetapkan delapan orang sebagai pemenang. Termasuk, M Azmin, Maryam Aria Arifin, Nisma Mawardah, Agung Suroso, H. Syarwali Ahmad, Zulfikar Muhammad Nugroho dan  Ises Rahayu,” pungkasnya. (adv/lk)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.