Menuju TPA Ramah Lingkungan, DLH Kutim Benahi Sistem Pengelolaan Sampah Batota

by -525 Views

SANGATTA — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus melakukan pembenahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Batota di Sangatta Utara. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih tertata dan ramah lingkungan.

Pembenahan dilakukan menyusul sanksi administratif dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terkait penerapan sistem open dumping di TPA Batota. KLHK meminta pengelolaan sampah di lokasi tersebut diarahkan menuju sistem sanitary landfill.

Kepala DLH Kutim Aji Wijaya Efendi mengatakan, pihaknya terus menindaklanjuti ketentuan tersebut melalui sejumlah perbaikan secara bertahap.

“Kutim kena sanksi administratif dari KLHK karena pengolahan sampah di TPA Batota dinilai tidak ramah lingkungan akibat masih memakai sistem open dumping. KLHK meminta harus menggunakan sistem sanitary landfill,” ujar Aji saat ditemui di Kantor Bupati Kutim.

Sejumlah pembenahan mulai dilakukan, di antaranya penimbunan sampah secara berkala serta pemasangan jaringan pipa pembuangan gas. DLH juga mulai mendorong pemilahan sampah yang masuk ke TPA, terutama sampah nonorganik untuk dipisahkan dan didaur ulang.

Untuk memperkuat operasional, DLH Kutim telah menganggarkan pengadaan alat berat berupa buldozer. Alat tersebut akan digunakan untuk meratakan dan menimbun sampah yang terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk.

“Kami terus berbenah secara bertahap. Saat pengelolaan TPA diserahkan kepada DLH sekitar 2017, kami belum memiliki sarana dan prasarana yang memadai. Jadi, kami merintis pengelolaannya dari nol,” pungkas Aji.(Adv/Kominfo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.