TBC Ditemukan, Dinkes Kutim Langsung Tracking Lingkungan Sekitar

by -417 Views

SANGATTA – Upaya memutus rantai penularan tuberkulosis (TBC) di Kutai Timur (Kutim) mulai diarahkan dari titik ditemukannya kasus positif. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutim melakukan skrining dan tracking terhadap warga yang tinggal atau beraktivitas di sekitar lokasi penderita TBC.

Kepala Dinkes Kutim dr Yuwana Sri Kurniawati mengatakan, lingkungan sekitar penderita menjadi sasaran penting untuk menemukan kemungkinan kasus yang belum terdeteksi. Pemeriksaan dilakukan dengan memprioritaskan wilayah yang sebelumnya telah ditemukan penderita TBC positif.

“Fokusnya nanti kita harus melakukan skrining untuk penderita TBC masing-masing 100 orang. Targetnya sampai Desember sudah harus selesai untuk tracking TBC ini,” ujar Yuwana.

Menurutnya, setiap lokasi sasaran akan dilakukan pemeriksaan terhadap 100 orang. Langkah tersebut menjadi bagian dari percepatan penemuan kasus agar warga yang berpotensi terinfeksi dapat segera mendapatkan pemeriksaan dan penanganan.

Tracking tidak dilakukan secara merata di seluruh wilayah, melainkan diarahkan ke lokasi yang memiliki riwayat temuan kasus positif. Strategi tersebut memungkinkan petugas kesehatan lebih fokus menelusuri kemungkinan penularan di lingkungan terdekat penderita.

“Kita terutama melakukan tracking di lokasi-lokasi yang memang di situ sudah ditemukan penderita positif TBC,” jelasnya.

Dinkes Kutim juga mengajak masyarakat yang masuk dalam sasaran skrining untuk mengikuti pemeriksaan yang dilakukan petugas. Penemuan kasus secara dini dinilai penting agar pengobatan dapat segera diberikan sekaligus menekan risiko penularan kepada keluarga dan lingkungan sekitar.

Target tracking tersebut ditetapkan hingga Desember 2026. Hasil skrining nantinya menjadi bagian dari pemantauan dan tindak lanjut Dinkes Kutim terhadap masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.(Adv/Kominfo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.