KUTIM – Pengembangan wisata Pulau Miang, Kecamatan Sangkulirang, Kutai Timur, diarahkan tidak hanya untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. Pemerintah Desa Pulau Miang berharap geliat pariwisata turut membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat.
Kepala Desa Pulau Miang Alimuddin Daud mengatakan, pengembangan kawasan wisata perlu memberikan manfaat langsung kepada warga. Potensi yang dimiliki desa dinilai cukup beragam, mulai dari terumbu karang, perikanan hingga usaha masyarakat.
“Kalau memang ini direspons oleh provinsi, kabupaten dan lain sebagainya, insyaallah jelas dampaknya itu kepada masyarakat kami,” kata Alimuddin.
Ia menyebut Pulau Miang memiliki sekitar 831 penduduk dengan 105 rumah yang tersebar dalam tiga RT dan satu dusun. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan pemerintah desa ingin memastikan pengembangan wisata berjalan seiring dengan peningkatan aktivitas ekonomi warga.
Menurut Alimuddin, peluang tersebut dapat dikembangkan melalui berbagai sektor pendukung pariwisata. Selain potensi kelautan, masyarakat juga dapat terlibat melalui UMKM dan penyediaan fasilitas bagi wisatawan.
“Terutama terumbu karang, vila-vila, kemudian dari segi ekonominya mungkin ikan, UMKM-nya juga bisa dilihat,” ujarnya.
Upaya tersebut sejalan dengan penataan Pulau Miang sebagai kawasan wisata bahari yang tengah disusun pemerintah daerah melalui roadmap hingga 2027. Penataan diarahkan agar pengembangan wisata tetap memperhatikan keberlanjutan ekosistem laut.
Alimuddin berharap pengembangan Pulau Miang nantinya mampu memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat, sekaligus memperkenalkan potensi desa kepada wisatawan dari berbagai daerah.(Adv/Kominfo)







