Bupati Resmikan Pameran Peradaban Islam

by -453 Views

(Kutim) – Masjid Agung al-Faruq Sangatta kembali menjadi pusat perhatian masyarakat setelah secara resmi menjadi lokasi Pameran “Perjalanan Sejarah Nabi dan Rasul” yang digagas oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur (Kutim). Pameran ini dibuka langsung oleh Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, Minggu (16/11/2025), dan seketika menarik ratusan warga yang antusias mempelajari sejarah Islam melalui pendekatan visual yang menarik.

Pameran menghadirkan ratusan miniatur, ilustrasi perjalanan dakwah Nabi dan Rasul, hingga replika artefak sejarah. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah replika mumi Fir’aun berukuran asli yang dipajang dalam kotak kaca, menjadi titik fokus pengunjung sejak detik pertama acara dibuka. Replika tersebut memberikan gambaran nyata tentang perjalanan peradaban Islam pada era Nabi Musa, sekaligus menjadi sarana edukasi yang jarang ditemui di daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah menegaskan bahwa pameran ini telah melalui proses perencanaan panjang dan dirancang untuk menghadirkan pengalaman belajar yang menyeluruh bagi masyarakat.

“Pameran ini sudah kami rencanakan dari setahun lalu. Pameran ini bukan hanya untuk anak-anak, tapi untuk yang dewasa juga,” ujar Bupati Ardiansyah Sulaiman.

Ia menekankan pentingnya menghadirkan pembelajaran sejarah Islam yang tidak hanya bersifat tekstual, tetapi juga visual, agar masyarakat mampu memahami perjalanan para Nabi dengan lebih mudah dan mendalam. Menurutnya, pameran seperti ini menjadi contoh nyata bagaimana edukasi dapat dikemas secara kreatif tanpa kehilangan nilai keilmuan.

Pameran yang berlangsung selama sepekan, mulai 16 hingga 22 November 2025, juga menawarkan seminar kebudayaan Islam serta berbagai perlombaan untuk pelajar tingkat TK, SD, dan SMP. Selama penyelenggaraan, Masjid Agung al-Faruq dipastikan akan dipadati warga yang ingin memperluas wawasan keislaman melalui media visual yang inspiratif.

Dengan kehadiran pameran ini, Bupati Ardiansyah berharap masyarakat Kutai Timur semakin mengenal, memahami, dan mencintai sejarah Islam dari berbagai sisi. Ia menyebut pameran seperti ini layak menjadi agenda rutin demi menciptakan generasi yang lebih beradab dan berpengetahuan. (adv/rm/be)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.