PLTS Tersambar Petir, Pulau Miang Andalkan Genset dengan Biaya Rp29 Juta Sebulan

by -490 Views
Kepala Desa Pulau Miang Alimuddin Daud.

PULAU MIANG – Gangguan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) komunal masih menjadi perhatian Pemerintah Desa Pulau Miang, Kecamatan Sangkulirang, Kutai Timur. Fasilitas yang selama ini menopang kebutuhan listrik masyarakat tersebut sempat mengalami kerusakan setelah tersambar petir.

Kepala Desa Pulau Miang Alimuddin Daud mengatakan, kondisi tersebut membuat pemerintah desa harus mengambil langkah sementara agar kebutuhan listrik warga tetap terpenuhi. Salah satunya dengan mengoperasikan genset menggunakan anggaran desa.

Menurut Alimuddin, kebutuhan bahan bakar untuk operasional genset cukup besar. Dalam satu bulan, biaya yang harus disiapkan disebut mencapai sekitar Rp29 juta.

“Bahan bakarnya kalau tidak salah satu bulan itu Rp29 juta. Maka kita dari rumah ke rumah ini mintalah bagaimana supaya bisa di kemudian kita menggunakan dana dari kabupaten, dana ADD namanya,” kata Alimuddin.

Pemdes kemudian mendatangkan teknisi dari Riau untuk melakukan perbaikan terhadap PLTS. Setelah dilakukan penanganan, pembangkit kembali dapat digunakan. Namun, sistem tenaga surya tetap menghadapi kendala ketika kondisi cuaca kurang mendukung.

Alimuddin menyebut PLTS tersebut telah digunakan sejak 2017. Seiring waktu, pembangkit mulai menghadapi sejumlah kendala teknis sehingga membutuhkan penanganan dan perawatan.

Untuk jangka panjang, Pemdes Pulau Miang kini mendorong pembangunan sistem kelistrikan yang lebih andal. Pembahasan mengenai rencana PLTS baru juga telah dilakukan bersama pemerintah pusat.

“Kalau itu sudah siap tanahnya insyaallah dari kementerian ini akan membangun secepatnya paling tidak tahun 2027 ini,” ujarnya.

Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat layanan listrik sekaligus mendukung aktivitas masyarakat dan pengembangan Pulau Miang sebagai desa wisata.(Adv/Kominfo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.