Aktivitas Kapal Batu Bara Disebut Ganggu Area Tangkap Nelayan Pulau Miang, Pemdes Dorong Perhatian

by -403 Views

SANGATTA – Pengembangan wisata bahari Pulau Miang, Kecamatan Sangkulirang, Kutai Timur, terus didorong pemerintah desa. Namun, di tengah upaya tersebut, aktivitas kapal di sekitar perairan Pulau Miang menjadi perhatian karena disebut turut memengaruhi aktivitas nelayan setempat.

Kepala Desa Pulau Miang Alimuddin Daud mengatakan, kawasan perairan sekitar pulau selama ini menjadi ruang penting bagi masyarakat untuk mencari ikan. Belakangan, aktivitas kapal pengangkut batu bara maupun kapal lainnya disebut semakin banyak berada di sekitar wilayah tersebut.

“Setiap hari itu ada saja kapal sampai 5, 6 situ sebelah kanannya, sebelah kirinya, di depannya Pulau Miang ada semua kapal-kapalnya itu,” ujar Alimuddin.

Menurutnya, keberadaan kapal di sekitar lokasi yang biasa dimanfaatkan nelayan membuat masyarakat menghadapi tantangan dalam menjalankan aktivitas penangkapan ikan. Ia juga menyebut adanya kekhawatiran terhadap material yang terbawa dari aktivitas kapal.

“Jadi kapal-kapalnya itu dan tempat kita berlabuh, bermancing di situ beliaulah ada di situ,” katanya.

Alimuddin berharap persoalan tersebut mendapat perhatian pemerintah sehingga aktivitas ekonomi masyarakat pesisir tetap dapat berjalan seiring dengan pengembangan kawasan wisata.

Ia juga menyampaikan adanya upaya mendorong kajian lingkungan di wilayah laut sebagai bahan melihat kondisi perairan secara lebih menyeluruh.

Bagi Pemdes Pulau Miang, keberlanjutan wisata tidak terlepas dari keberlangsungan kehidupan nelayan. Karena itu, pengembangan kawasan diharapkan tetap memperhatikan ruang tangkap masyarakat serta kondisi lingkungan laut.(Adv/Kominfo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.