Kualitas Udara Belum Stabil, Pemkab Kutim Pertahankan Penanganan Dampak Karhutla

by -425 Views

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) belum mencabut langkah penanganan dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), seiring kondisi cuaca dan kualitas udara yang masih berpotensi berubah dalam beberapa hari ke depan.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Kutim, Trisno, mengatakan perkembangan tersebut menjadi perhatian pemerintah dalam rapat monitoring dan evaluasi yang turut menghadirkan BMKG perwakilan Kalimantan Timur.

Trisno menyampaikan, kondisi udara diperkirakan membaik dalam tiga hari ke depan. Namun, perubahan kondisi setelah periode tersebut tetap menjadi pertimbangan pemerintah dalam menentukan langkah penanganan.

“Trennya diperkirakan membaik sampai tiga hari ke depan, tetapi setelah itu tren akan turun kembali,” kata Trisno,Kamis (24/9/2026).

Menurutnya, Surat Edaran (SE) Bupati terkait penanganan kebencanaan dan pencemaran udara masih berlaku. Ketentuan dalam SE tersebut tetap menjadi pedoman bagi pemerintah kecamatan dan organisasi perangkat daerah dalam menjalankan tugas masing-masing.

“Karena kondisi cuaca belum membaik dan berdasarkan laporan Dinas Kesehatan serta prediksi BMKG, SE masih tetap berlaku dan belum dicabut,” ujarnya.

Pemkab Kutim juga terus mendorong koordinasi lintas sektor untuk memastikan penanganan berjalan sesuai kondisi di lapangan. Perkembangan kualitas udara menjadi salah satu perhatian dalam menjaga kesehatan masyarakat.

Trisno mengimbau masyarakat tetap mengikuti arahan pemerintah selama kondisi udara belum stabil.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat Kutai Timur menjaga kesehatan sesuai arahan dan petunjuk yang tertuang dalam SE Bupati,” pungkasnya. (Adv/Kominfo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.