SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menyiapkan sejumlah peluang investasi untuk diperkenalkan melalui forum Regional Investment Relations Unit (RIRU) di Kalimantan Timur. Salah satu materi yang dibawa dalam forum tersebut berupa profil investasi melalui Investment Project Ready to Offer (IPRO).
Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Setkab Kutim, Noviari Noor, mengatakan RIRU menjadi wadah untuk menjembatani pemerintah daerah dengan pihak yang memiliki ketertarikan terhadap peluang investasi.
Menurutnya, forum tersebut diikuti sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Timur, termasuk Kutim. Kehadiran daerah dalam forum itu sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi yang telah dipersiapkan.
“RIRU itu forum menjembatani untuk promosi investasi di kabupaten dan kota di Kalimantan Timur. Salah satunya Kabupaten Kutai Timur hadir di situ,” ujar Noviari saat di wawancara, Jumat (18/9/2026).
Ia menjelaskan, Kutim tidak datang hanya membawa informasi umum mengenai potensi daerah. Pemerintah telah menyusun IPRO yang memuat sejumlah komoditas dan peluang usaha yang dinilai siap ditawarkan kepada investor.
“Kita sudah menyusun IPRO. Itu beberapa komoditas yang sudah disusun dan siap dipromosikan,” katanya.
Noviari menyebutkan, materi tersebut nantinya menjadi bagian dari bahan promosi investasi Kutim. Profiling diperlukan agar calon investor memperoleh gambaran mengenai potensi yang tersedia dan sektor yang dapat dikembangkan.
Ia menambahkan, forum RIRU bukan menjadi tahap akhir proses investasi. Materi yang disiapkan lebih diarahkan sebagai instrumen awal untuk memperkenalkan peluang usaha Kutim kepada calon investor.
“Profiling itu sebagai bahan promosi yang akan dipasarkan untuk menarik investor,” jelasnya.
Melalui penyusunan IPRO tersebut, pemerintah daerah berupaya membuat potensi investasi Kutim lebih mudah dikenali dan dipromosikan dalam berbagai forum investasi.(Adv/Kominfo)





